AqidahUmum

Baca Shalawat 100 Kali, Dikabulkan 30 Hajat Dunia dan 70 Hajat Akhirat?

Baca Shalawat 100 Kali, Dikabulkan 30 Hajat Dunia dan 70 Hajat Akhirat?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan pembahasan tentang status hadits barang siapa membaca shalawat 100 kali setelah subuh dan maghrib, maka akan dikabulkan 30 hajat dunia dan 70 hajat akhirat. Selamat membaca.


Pertanyaan:

Assalammualaikum, saya mau tanya tentang manfaat sholawat dari dalil ini “Barangsiapa setelah subuh dan maghrib membaca sholawat atas Nabi Muhammad 100 kali, akan dikabulkan 30 hajat dunia dan 70 hajat akhirat”

Apakah benar dalil tersebut?.. mohon penjelasannya…

(Ditanyakan oleh Sahabat BIAS via Instagram Bimbingan Islam)


Jawaban:

Wa alaikumussalaam warahmatullah

Dalam penjelasan di website islamqa.com (tanya jawab islam) di bawah asuhan syaikh Muhammad Solih al-Munajjid, di situ dijelaskan bahwa sanad dari hadist yang ditanyakan adalah sanad yang lemah, sebagaimana komentar oleh al-Imam al-Sakhowi. berikut pernyataannya:

Baca Juga :  Sepenggal Kisah Dari Kaum Luth

Hadist yang ditanyakan bunyinya adalah:

(من صلى عليَّ مائة صلاة حين يصلي الصبح قبل أن يتكلم قضى الله له مائة حاجة ، عجل له منها ثلاثين حاجة ، وأخر له سبعين ، وفي المغرب مثل ذلك )

“Barangsiapa yang bersolawat padaku 100 kali ketika waktu subuh sebelum mulai berbicara, maka Allah akan tunaikan 100 hajat, 30 diantaranya disegerakan, dan 70 sisanya diakhirkan. Dan bagi yang melakukannya waktu maghrib juga demikian”.

قال السخاوي رحمه الله :

al-Imam al-Sakhowi mengatakan:

أخرجه أحمد بن موسى الحافظ بسند ضعيف انتهى.

“Hadist di atas dikeluarkan oleh al-Hafidzh Ahmad bin Musa dengan sanad yang lemah”.

القول البديع ” (ص/169)

Lihat di kitab: al-Qoulu al-Badi’ hal:169.

Sumber: islamQA

Jadi kesimpulannya dari keterangan di atas adalah bahwa hadistnya memang ada, namun sanad (rantai periwayatan hadistnya) tergolong lemah, sehingga status hadistnya lemah. Wallahu a’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Selasa, 15 Jumadil Akhir 1443 H/ 18 Januari 2022 M


Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله
Beliau adalah Alumnus S1 Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta dan S2 Hukum Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Setiawan Tugiyono, M.H.I حفظه الله klik disini

Baca Juga :  Batas Kesabaran Saat Ditimpa Musibah

Ustadz Setiawan Tugiyono, B.A., M.HI

Beliau adalah Alumni D2 Mahad Aly bin Abi Thalib Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Bahasa Arab 2010 - 2012 , S1 LIPIA Jakarta Syariah 2012 - 2017, S2 Universitas Muhammadiyah Surakarta Hukum Islam 2018 - 2020 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah, Dauroh Masyayikh Ummul Quro Mekkah di PP Riyadush-shalihin Banten, Daurah Syaikh Ali Hasan Al-Halaby, Syaikh Musa Alu Nasr, Syaikh Ziyad, Dauroh-dauroh lain dengan beberapa masyayikh yaman dll | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Belajar bersama dengan kawan-kawan di kampuz jalanan Bantul

Related Articles

Back to top button