Opening Mahad BIAS
Ibadah

Awas Shalat Batal, Al-Fatihah Imam Memiliki Lahn Jali

Awas Shalat Batal, Al-Fatihah Imam Memiliki Lahn Jali

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan Awas Shalat Batal, Al-Fatihah Imam Memiliki Lahn Jali, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ustadz, izin bertanya.

Apakah makmum meng-amin-kan bacaan Al-Fatihah Imam yang memiliki lahn jali?

جزاك الله خيرا

(Dari Fulan Anggota Grup Whatsapp Sahabat BiAS)


Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, amma ba’du.

Lahn Jali dalam Al-Fatihah Imam Menyebabkan Batalnya Shalat

Lahn jali atau kesalahan fatal yang sampai mengubah makna yang terjadi pada surat Al-Fatihah menyebabkan batalnya shalat. Syeikh Muhammad Ali Farkus Al-Jazairi menyatakan:

فلا خلاف بين المذاهب الأربعة في عدم صِحَّة صلاة وإمامة من يتعمَّد اللحن المحيل للمعنى، أمَّا من يحيل المعنى غير متعمِّد في ذلك، فإن كان ذلك في الفاتحة لم تصحَّ إمامته، وإن كان في غيرها صَحَّت مع الكراهة وهو مذهب الشافعي وأحمد، أمَّا مذهب المالكية فلا تصحُّ إمامة اللحان في الفاتحة أو في غيرها، وذهب بعضهم إلى صِحَّة إمامته في غير الفاتحة بلا كراهة.

Baca Juga:  Membaca Surat Yasin Pada Mayit

“Tidak ada perbedaan pendapat di kalangan madzhab mazhab yang empat. Akan tidak sahnya shalat dan tidak sahnya imam dari orang yang sengaja melakukan Lahn Jali/kesalahan yang sampai mengubah makna.

Adapun Lahn/ kesalahan yang mengubah makna yang dilakukan dengan tidak sengaja, jika kesalahan itu terjadi pada surat Fatihah maka tidak sah shalatnya. Jika kesalahan terjadi pada selain Fatihah maka sah namun makruh dan itu merupakan madzhab Syafi’i dan Ahmad.

Adapun menurut madzhab Malikiyah maka tidak sah keimaman orang yang melakukan Lahn/ kekeliruan pada Fatihah maupun pada lokasi lainnya.

Sebagian ulama lain menyatakan sah dan tidak makruh jika Lahn terjadi pada selain fatihah.” (Fatawa Syeikh Muhammad Ali Farkus no. 71).

Sikap Ketika Al-Fatihah Imam Memiliki Lahn Jali

Lantas bagaimana sikap kita jika bermakmum kepada imam yang melakukan Lahn jali pada surat Fatihah?

Pertama jika memungkinkan kita mengoreksi bacaannya supaya imam segera memperbaiki bacaannya.

Kedua jika setelah dikoreksi ternyata imam tidak memperbaiki bacannya maka kita diperbolehkan Mufaraqah atau memiisahkan diri. Alias kita membaca sufat Fatihah sendiri dan melakukan gerakan shalat secara mandiri dan tidak terikat lagi dengan imam.

Ketiga jika dengan memisahkan diri akan menimbulkan fitnah. Maka kita niat mufaraqah/ memisahkan diri dari imam, meskipun gerakan shalatnya seolah masih mengikuti imam.

Syeikh Ibnu Utsaimin menyatakan:

فإذا أسرع سرعة تعجز أن تدرك معه الواجب، ففي هذه الحال نقول: انفصل، وانو الانفراد

“Jika imam melakukan shalat dengan cepat sehingga engkau tidak mampu melaksanakan wajib shalat bersama imam, dalam kondisi ini kami katakan ; Memisahkan dirilah engkau darinya dan niatkanlah shalat sendiri.”

(Asy Syarhul Mumti’ : 4/ 27).

Wallahu a’lam

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA. حفظه الله
Jumat, 20 Rabiul Akhir 1443 H/ 26 November 2021 M


Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله klik disini

Baca Juga:  Mengira Sudah Bersih dari Haid Lalu Berpuasa

Ustadz Abul Aswad Al Bayati, BA.

Beliau adalah Alumni S1 MEDIU Aqidah 2008 – 2012 | Bidang khusus Keilmuan yang pernah diikuti beliau adalah Dauroh Malang tahunan dari 2013 – sekarang, Dauroh Solo tahunan dari 2014 – sekarang | Selain itu beliau juga aktif dalam Kegiatan Dakwah & Sosial Koordinator Relawan Brigas, Pengisi Kajian Islam Bahasa Berbahasa Jawa di Al Iman TV

Related Articles

Back to top button