FiqihKonsultasi

Apakah Muntah Dahak Termasuk Najis

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Apakah Muntah Dahak Termasuk Najis

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang Apakah Muntah Dahak Termasuk Najis, selamat membaca.


Pertanyaan:

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Apakah muntah yang hanya keluar dahak saja masuk dalam kategori muntah yang najis atau kah dihukumi sebagai dahak saja (tidak najis), ustadz?

Karena saya pernah flu dan muntah dahak, kemudian tidak mensucikan selayaknya itu najis karena berpikir itu hanya dahak saja yang sama saja kalau saya batuk dan keluar dahak. Jika ternyata muntah dahak ini dihukumi muntah (najis), artinya akan banyak shalat saya yg tidak sah (saya tidak tahu hitungannya) karena tidak mensucikan genangan air saat muntah, dimana saya berwudhu menginjaknya. Mohon solusinya ustadz.

جزاك اللهُ خيراً

Jawaban:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Washshalātu wassalāmu ‘alā rasūlillāh, wa ‘alā ālihi wa ash hābihi ajma’in

Dahak hukumnya tidak najis dan yang terjadi bukan muntah yang najis karena yang keluar hanya dahak.

أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ وَأَبَا سَعِيدٍ حَدَّثَاهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي جِدَارِ الْمَسْجِدِ فَتَنَاوَلَ حَصَاةً فَحَكَّهَا فَقَالَ إِذَا تَنَخَّمَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ قِبَلَ وَجْهِهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى

Bahwa Abu Hurairah dan Abu Sa’id keduanya menceritakan, bahwa Rasulullah ﷺ melihat ludah pada dinding masjid, beliau lalu mengambil batu kerikil kemudian menggosoknya. Setelah itu beliau bersabda, “Jika salah seorang dari kalian meludah maka janganlah ia membuangnya ke arah depan atau sebelah kanannya, tetapi hendaklah ia lakukan ke arah kirinya atau di bawah kaki (kirinya).” (HR al-Bukhari 409 dan Muslim 550).

Ibnu Qudamah mengatakan, “Jika dahak merupakan najis, tentu rasulullah tidak akan memerintahkan agar diludahkan dan diusapkan di baju sementara orang tersebut melaksanakan shalat, tidakpula memerintahkan agar diludahkan di bawah kaki. Tidak ada perbedaan antara sesuatu yang keluar dari kepala dengan dahak yang keluar dari dada.”

Beliau juga mengatakan, “Al-Balgham adalah sejenis an-nakhamah (dahak), yang salah satunya mirip dengan yang lain . Jika najis, tentulah mulut pun akan najis dengannya”. (Al-Mughni 1/415).

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh: 
Ustadz Fikri Hilabi, S.Ag. حافظه الله

Related Articles

Back to top button