Apakah Cemburu Dari Istri Termasuk Kufur Pada Kebaikan Suami?

Apakah Cemburu Dari Istri Termasuk Kufur Pada Kebaikan Suami?

Apakah Cemburu Dari Istri Termasuk Kufur Pada Kebaikan Suami?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang apakah cemburu dari istri termasuk kufur pada kebaikan suami, selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ustadz, apakah kecemburuan istri termasuk bentuk kekufuran (kufur pada kebaikan suami) secara mutlak?

Jazākallāhu khayran

Tanya Jawab AISHAH – akademi shalihah
(Disampaikan Oleh Fulanah – SahabatAISHAH)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

alhamdulillāh wa shalātu wa salāmu ‘alā rasūlillāh.

Pada asalnya, kecemburuan yang timbul dari seorang istri kepada suaminya merupakan satu hal yang dimaklumi, karena begitulah Allah menciptakan mereka dengan perasaan yang lebih besar dari akal, sehingga membawa mereka kepada perasaan cemburu yang sangat.

Imam Nawawi menukilkan perkataan para ulama tentang kecemburuan wanita:

الغيرة مُسَامَحٌ لِلنِّسَاءِ فِيهَا لَا عُقُوبَةَ عَلَيْهِنَّ فِيهَا لِمَا جُبِلْنَ عَلَيْهِ مِنْ ذَلِكَ وَلِهَذَا لَمْ تُزْجَرْ عَائِشَةُ عَنْهَا

“Cemburu itu hal yang lumrah bagi para wanita, tidak ada hukuman ketika mereka cemburu karena fitrah yang ada pada diri mereka, karena itu Rasulullah ﷺ tidak menegur ‘Aisyah ketika cemburu.”
(Syarh shohih muslim: 15/202)

Namun yang perlu diwasapadai oleh para wanita, jangan sampai kecemburuannya membuat dirinya melawan dan membangkang kepada suaminya, apalagi melanggar syariat Allah, karena suami memiliki hak yang sangat besar atas istrinya. Maka apabila kecemburuannya membuatnya membangkang kepada suami, menuduh suami dengan tuduhan – tuduhan yang buruk maka bisa jadi kecemburuan tersebut berubah menjadi penyebab kekufuran kepada suami.

Wallahu a’lam,
Wabillahit taufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله
Jum’at, 09 Muharram 1441 H / 09 September 2019 M



Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Muhammad Ihsan حفظه الله تعالى 
klik disini

CATEGORIES
Share This

COMMENTS