Apakah Boleh Memberikan Diskon Bagi Penghafal Surat tertentu?

Apakah Boleh Memberikan Diskon Bagi Penghafal Surat tertentu?

Apakah Boleh Memberikan Diskon Bagi Penghafal Surat Tertentu?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang apakah boleh memberikan diskon bagi penghafal surat tertentu?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ahsanallahu ilaikum ustadz.
Setiap jum’at sore toko kami mengadakan promo Jum’at Berkah berupa diskon/potongan harga 50% bagi pembeli yang hafal 10 ayat pertama surat al kahfi. Bagaimana hukumnya yang demikian itu apakah boleh?
Apakah saya termasuk mempermainkan/menjual ayat-ayat al qur’an?

Baarakallahu fiik.

(Disampaikan oleh Fulanah,Sahabat BiAS T09 G30 )


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du
Ayyatuhal Akhawat baarakallah fiikunna.

Wallahu Ta’ala A’lam, yang zhahir/ Nampak dalam masalah ini, perlu dirinci :

  1. Jika diskon ini bersifat insidental, waktunya acak, dan tidak rutin maka boleh.
  2. Jika rutin dan menjadi kebiasaan maka hal ini tidak boleh.

Hal ini dikarenakan, bisa menjadi pembuka fitnah bagi pembeli, yaitu mereka yang menghafal Al Qur’an bertujuan untuk memperoleh kenikmatan duniawi, dan islam datang untuk mencegah segala bentuk kerusakan sekaligus menjaga maslahat penjual dan pembeli. Allah Ta’ala berfirman:

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لا يُبْخَسُونَ *أُولَئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوا فِيهَا وَبَاطِلٌ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan.
Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan”
(QS. Hud: 15-16).

Dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من كانت هجرته لدنيا يصيبها أو امرأة يتزوجها فهجرته إلى ما هاجر إليه

“Barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau karena wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya hanya mendapatkan sebatas yang ia niatkan itu”
(HR. Bukhari & Muslim).

Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Disusun oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Selasa, 06 Rabiul Akhir 1441 H/ 03 Desember 2019 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS