Apa Hukum Mengikuti Perlombaan Renang Dengan Celana Di Atas Mata Kaki?

Apa Hukum Mengikuti Perlombaan Renang Dengan Celana Di Atas Mata Kaki?

Apa Hukum Mengikuti Perlombaan Renang Dengan Celana Di Atas Mata Kaki?

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه

Ustadz, ada titipan Pertanyaan dari Sahabat BiAS :

Ketika ada perlombaan renang atau semacam nya yang memakai celana pendek di atas dengkul,bagaimana hukumnya?
Apakah berdosa atau tidak?

Jazakallahu khayran

( Disampaikan oleh Awang Nugraha, Admin N09 T08)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Iya, jelas berdosa karena pelakunya menampakkan paha yang itu merupakan aurat bagi lelaki lebih lagi bagi wanita. Lebih tidak boleh lagi dan pelakunya telah melakukan kemaksiatan kepada Allah Ta’ala.

Imam Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz berkata :

العورة ما بين السرة والركبة، هذا هو أصح أقوال العلماء، والفخذان من العورة، هذا هو الأصح، عورة الرجل ما بين السرة والركبة هذا هو الصواب في قولي العلماء.
وقال قوم: إن الفخذ ليس بعورة، ولكن يستحب ستره ويتأكد ستره ولكن ليس بعورة، ولكنه قول مرجوح، والصواب: أنه من العورة، بل جاء في هذا عدة أحاديث قال فيها النبي ﷺ: الفخذ عورة ولأنه يجر إلى الفتنة، متى بدا جر إلى الفتنة ولاسيما من أصحاب الجمال والمنظر الحسن؛ فإنه يفتن من نظر إليه.
فالمقصود أنه عورة مطلقا ما بين السرة والركبة، هذا هو الصواب، فالواجب ستره … وفي غير ذلك.

“Diantara lutut dan pusar ini adalah pendapat yang benar dari sekian pendapat ulama, dan dua paha termasuk aurat inilah pendapat yang lebih shahih.

Aurat lelaki apa yang ada diantara pusar dan lutut ini adalah pendapat yang paling benar dari pendapat ulama yang ada.

Sebagian kaum menyatakan bahwa paha itu bukan aurat, akan tetapi disunnahkan untuk ditutupi dan ditegaskan untuk ditutupi akan tetapi bukan aurat. Hanya saja pendapat ini adalah pendapat yang marjuh (tidak kuat) yang benar paha itu termasuk aurat.

Bahkan ada beberapa hadits berkaitan dengan masalah ini yang mana Nabi ﷺ bersabda : Paha itu aurat.

Dan karena paha itu menjerumuskan ke dalam fitnah, terutama bagi orang yang memiliki wajah rupawan. Bisa menimbulkan fitnah kepada orang yang melihatnya. Maksud dari ini semua adalah aurat itu apa yang ada di antara pusar dengan lutut. Ini pendapat yang benar dan ia wajib ditutup.”

(Fatawa Syaikh Bin Baz no. 2264).

Wallohu A’lam
Wabillahittaufiq.

Dijawab dengan ringkas oleh:
👤 Ustadz Abul Aswad Al Bayaty حفظه الله تعالى
📆 Kamis , 28 Rajab 1440 H/ 04 April 2019

CATEGORIES
Share This

COMMENTS