Apa Boleh Menetapkan Corona Adalah Azab Atas Suatu Kaum bimbingan islam
Apa Boleh Menetapkan Corona Adalah Azab Atas Suatu Kaum bimbingan islam

Apa Boleh Menetapkan Corona Adalah Azab Atas Suatu Kaum?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang mencintai Allah ta’ala berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang apakah boleh menetapkan corona adalah azab atas suatu kaum?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بسم اللّه الرحمن الر حيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Semoga ustadz dan tim bimbingan islam selalu diberikan kesehatan. Aamiin.

Apakah boleh kita mengatakan musibah yang menimpa negara China (virus Corona) adalah azab dari Allah karena perlakuan mereka terhadap muslim uyghur? Padahal kita tidak tau takdir Allah seperti apa?

(Disampaikan oleh Fulan, Sahabat BiAS T10)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du

Syaikh Masyhur Hasan Ali Salman pernah menjelaskan bahwa musibah kematian mendadak itu bisa memiliki dua kemungkinan. Jika ia menimpa ahli taat maka itu adalah anugrah serta nikmat yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.
Sedangkan di sisi yang lain jika kematian mendadak itu menimpa ahli maksiat, pelaku kezaliman dan keyirikan maka itu adalah bagian azab yang Allah turunkan bagi mereka.

Untuk kasus wabah corona kita tidak bisa memastikan secara umum karena penderita corona ada kemungkinan yang beragama Islam serta baik di dalam beribadah kepada Allah ta’ala.
Kesimpulannya keberadaan wabah tersebut bisa menjadi azab bagi sebagian orang, namun tidak menjadi azab bagi sebagian yang lainnya.

Namun yang jelas kemunculan virus ini adalah bagian dari takdir Allah ta’ala yang terjadi atas kehendak serta pengaturan Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman :

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (al-Lauhul Mahfuzh), sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah.”
(QS Al-Hadid : 22).

Wallahu a’lam
Wabillahittaufiq

 

Dijawab dengan ringkas oleh :
Ustadz Abul Aswad Al Bayati حفظه الله
Senin, 09 Jumadal Akhirah 1441 H/ 03 Februari 2020 M



Ustadz Abul Aswad Al-Bayati, BA.
Dewan konsultasi Bimbingan Islam (BIAS), alumni MEDIU, dai asal klaten
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Abul Aswad Al-Bayati حفظه الله  
klik disini