Apa Bedanya Wajib Sholat, Rukun Sholat, dan Syarat Wajib Sholat?

Pendaftaran Grup WA Madeenah

Apa Bedanya Wajib Sholat, Rukun Sholat, dan Syarat Wajib Sholat?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan apa bedanya wajib sholat, rukun sholat, dan syarat wajib sholat. Selamat membaca.


Pertanyaan:

Bismillaah. Assalamu’alaikum warohmatullah wabarokatuh. Afwan izin bertanya. Saya masih bingung mengenai perbedaan syarat wajib dan rukun sholat dimulai dari berdiri hingga shalawat?

Apakah wajib sholat dengan syarat wajib sholat itu sama? Mohon atas penjelasan dan bimbingannya Ustadz. Jazaakumullahu khairan wa barakallahufiikum.

(Ditanyakan oleh Santri Kuliah Islam Online Mahad BIAS)


Jawaban:

Waalaikumsalam warahmatullah wabarokatuh

Aamiin, semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan dengan setiap ilmu yang kita dapatkan.

Perbedaan Syarat dan Rukun Sholat

Syarat dan rukun ada perbedaan dan kesamaan. Keduanya mempunyai kesamaan kewajiban dengan perbuatan yang diperintahkan, yang bila tidak ada keduanya maka ibadah/amalan tersebut menjadi batal/tidak sah.

Perbedaannya, bahwa syarat sholat adalah faktor yang diminta untuk diwujudkan sebelum memulai suatu perbuatan ibadah. Misalnya, syarat sholat seseorang harus berwudhu, menghadap kiblat, masuk waktu sholat, dsb. Semua itu (syarat) dilakukan di luar atau sebelum memulai perbuatan ibadah.

Sedangkan rukun sholat adalah faktor penopang di dalam suatu perbuatan, bila ia tidak ada maka ibadah tersebut tidak dianggap/tidak sah. Semisal rukun sholat adalah takbirotul ihram, membaca Al-Fatihah, berdiri bagi yang mampu dalam sholat fardhu, dsb.

Bila diperhatikan semua kewajiban dalam rukun harus ada/diminta di dalam rangkaian ibadah tersebut, baik dari awal melakukan sampai akhirnya.

Wajib sholat dengan syarat wajib sholat apakah sama?

Tidak sama antara keduanya. Syarat wajib sholat sebagaimana yang dijelaskan di atas, bahwa ia harus diadakan sebelum memulai ibadah, bila tidak ada maka ibadah tersebut bisa menjadi batal/tidak sah.

Sedangkan wajib sholat adalah perbuatan yang harus dilakukan, namun ia tidak termasuk rukun sholat atau dalam pengertian bahwa kedudukannya berada di bawah kedudukan rukun sholat.

Namun wajib sholat bila seseorang lupa atau tidak melakukannya, maka bisa digantikan dengan amalan pengganti, sujud sahwi, sedangkan rukun ia tidak bisa di gantikan dengan sujud sahwi sampai ia mengulangi/menjalankan rukun tersebut.

Misal di antara wajib sholat :takbir selain takbirotul ihram, tasyahud awal, duduk tasyahud awal dsb.

Misal rukun harus dijalankan: bila seseorang lupa membaca al-Fatihah dalam sholat munfarid/sendiri, maka ia harus mengulang rokaat sholat yang ia lupa/tidak membca al-Fatihah baru ia melakukan sujud sahwi.

Sehingga tidak cukup ia hanya melakukan sujud sahwi saja tanpa mengulangi rukun yang telah ia tinggalkan, karena rukun tidak bisa tergantikan hanya dengan sujud sahwi.

Wallahu a`lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Mu’tashim, Lc. MA. حفظه الله
Jum’at, 25 Rabiul Awal 1444 H/ 21 Oktober 2022 M


Ustadz Mu’tashim Lc., M.A.
Dewan konsultasi BimbinganIslam (BIAS), alumus Universitas Islam Madinah kuliah Syariah dan MEDIU
Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Mu’tashim Lc., M.A. حفظه الله klik di sini

Related Articles

Check Also
Close
Back to top button
situs togel dentoto https://sabalansteel.com/ https://dentoto.cc/ https://dentoto.vip/ https://dentoto.live/ https://dentoto.link/ situs togel situs toto toto 4d dentoto omtogel http://jeniferseo.my.id/ https://seomex.org/ omtogel https://omtogel.site/