Antara Takdir Kauniyah Dan Zhan Ilmu

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki adab dan akhlak yang luhur berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang antara takdir kauniyah dan zhan ilmu.
Silahkan membaca.


Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah Azza wa Jalla selalu menjaga Ustadz & keluarga.

Ustadz saya ada sebuah pertanyaan dan minta izin untuk bertanya, yaitu tentang sebuah kaidah yang disebutkan oleh para ulama tentang kaidah dalam tingkatan ilmu (murotibul ilm) terbagi menjadi 5, salah satunya adalah dzon (prasangka kuat) yaitu ada indikasi yang menguatkan.
Apa perbedaan dari melihat dampak dari suatu adanya sebab seperti melihat tanda2 kauniyah Allah dan dzon dalam tingkatan ilmu, Bārakallāhu fīkum.

(Disampaikan oleh Fulan, Member grup WA Bimbingan Islam – BiAS)

Baca Juga:  Bolehkah Membaca Buku Umum yang Ditulis Oleh Orang Kafir

Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du.

Antara Takdir Kauniyah Dan Zhan Ilmu

Perbedaan dari melihat dampak dari suatu adanya sebab seperti melihat tanda-tanda kauniyah Allah Ta’ala dan dzon dalam tingkatan ilmu, bahwa

1. Tanda-tanda kauniyah Allah Ta’ala itu berhubungan dengan perbuatanNya yang mulia mengandung hikmah yang agung, berhubungan ciptaan dan kekuasaan Allah Ta’ala yang pasti terjadi, bisa jadi itu adalah sesuatu yang Dia cintai atau tidak, dan Dia Allah Yang Maha Tinggi tidak ditanya terhadap apa yang Dia perbuat, tetapi kitalah yang akan ditanya (pertanggung jawabkan).

Baca Juga:  Apa Itu Adab? Seberapa Penting Adab Dalam Islam?

Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman:

لَا يُسْأَلُ عَمَّا يَفْعَلُ وَهُمْ يُسْأَلُونَ

“Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai”
(QS. Al Anbiya’: 23).

2. Adapun Zhan dalam bentuk ilmu, maka ini adalah perkara syar’i yang dicintai, terdapat indikasi-indikasi dan usaha untuk mencapai kebenaran (Yakin), berhubungan dengan perbuatan hamba, cara berpikir, menerima hidayah, dan nasehat ilmu, bisa terjadi dan bisa juga tidak. Dan ini adalah tempatnya ujian, seberapa kuatkah Zhannya?!

Allah Ta’ala berfirman:

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

“Agar Dia menguji siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya,”
(QS. Hud: 7)

Baca Juga:  Masih Tetap Harus Qadha' Puasa Meski Sudah Bayar Fidyah?

Dan dua hal ini juga sangat berkaitan erat tentang aqidah seorang muslim dalam memahami persoalan keyakinan takdir kehidupan.

Wallahu Ta’ala A’lam.

Dijawab dengan ringkas oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Senin, 15 Rabiul Akhir 1442 H / 30 November 2020 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini