page hit counter

Adakah Doa Masuk Kantor?

Adakah Doa Masuk Kantor?

Adakah Doa Masuk Kantor?

بسم اللّه الرحمن الر حيم
السلام عليكم ورحمةالله وبركاته

Assalamu’alaykum Ustadz,

Ana mau bertanya, adakah doa untuk masuk kantor ?
apakah bisa disamakan dengan doa masuk pasar ?
Syukron, Jazaakallahu Khairan

Jawab :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bismillah Walhamdulillah Washshalatu Wassalamu ‘ala Rasulillah, ‘amma ba’d

Kesimpulan: Doa masuk kantor tidak dapat disamakan dengan doa masuk pasar. Dalam Sunnah Nabawiyah tidak dijelaskan secara terperinci tentang dzikir-dzikir maupun doa-doa yang khusus, terutama yang berkaitan dalam masalah perdagangan, mencari pekerjaan, ataupun rezeki. Kecuali apa yang dikabarkan oleh Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha bahwa dahulu Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam setiap selesai shalat fajar beliau mengucapkan sebuah doa,

 الَّلهُمَّ إِنِّي أَسأَلُكَ رِزقًا طَيِّبًا ، وَعِلمًا نَافِعًا ، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah Aku memohon kepadamu rezeki yang baik, ilmu yang bermanfaat, dan amalan yang diterima.” (HR. Ahmad dalam musnadnya 6/294 dan Ibnu Majah dalam sunannya no. 66)

Al Haitsami Rahimahullah berkata dalam Majmu’ Az-Zawaaid (10/146): perawi hadits di atas adalah orang yang tsiqah. Hadits ini dihasankan oleh Imam Ibnu Hajar Rahimahullah dalam Al Futuhat Ar Rabbaniyah (3/70). Dan juga dihasankan oleh Syaikh Al Albani Rahimahullah dalam Shahih Ibnu Majah.

Sebagaimana yang kita ketahui doa tersebut adalah doa yang bersifat umum, mencakup segala sesuatu baik mencari rezeki dalam perdagangan, pertanian, pekerjaan, kantor, industri, dan lainnya. Begitulah ajaran yang ditekankan dari Sunnah Nabawiyah yang jawaami’ul kalim (perkataan ringkas nan sarat makna) yaitu bersifat umum dan melingkupi segala aspek kehidupan. Dan ini lebih berpahala dan mendapatkan lebih banyak kebaikan.

Namun, dibolehkan bagi anda berdoa kepada Allah sesuau dengan yang anda inginkan, dengan kalimat dan ungkapan yang mudah agar Allah mengabulkan doa anda. Misalnya anda mengatakan:

اللَّهُمَّ وَفِّقْنِي فِي تِجَارَتِي، اللَّهُمَّ بَارِكْ لِي فِيْهَا، اللَّهُمَّ أَغْنِنِي بِهَا عَنِ الْحَرَامِ ، وَاكْتُبْ لِي فِيْهَا الْخَيْرَ وَالْغِنَى

“ALLAHUMMA WAFFIQNII FII TIJAARATII, ALLAHUMMA BAARIK LII FIIHA, ALLAHUMMA AGHNINII BIHA MINAL HARAM, WA UKTUB LII FIIHAL KHOIRA WAL GHINA (Ya Allah anugerahilah perdaganganku, Ya Allah berkahilah aku dengannya, Ya Allah cukupkanlah aku dengannya dari yang haram, dan tulislah bagiku dia sebagai kebaikan dan kecukupan (di dunia dan akhirat).” Atau doa lain yang semakna,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْالُكَ خَيْرَ هَذَا الْعَمَلِ وَخَيْرَ مَا فِيْهِ، وَأَعُوْذِ بِكَ مِنْ شَرِّ هَذَا الْعَمَلِ وَشَرِّ مَا فِيْهِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“ALLAHUMMA INNII ASALUKA KHOIRA HADZAL ‘AMALI WA KHOIRA MAA FIIHI, WA A’UDZU BIKA MIN SYARRI HADZAL ‘AMALI WA SYARRI MAA FIIHI, INNAKA ‘ALA KULLI SYAIIN QODIIR (Ya Allah aku memohon kepadaMu kebaikan dari pekerjaan ini dan seluruh kebaikan di dalamnya, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan pekerjaan ini dan segala keburukan di dalamnya, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu)”

Dan diantara pentingnya tujuan berdoa adalah benarnya dalam berdoa, ikhlasnya hati, dan dikabulkan oleh Allah. Karena Allah Ta’ala tidaklah melihat dari fasihnya kalimat doa itu, tapi lebih kepada apa yang ada di dalam hati yaitu kekhusyukan, ketundukan, kerendahan hati, kefakiran kita kepada Rahmat Allah. Dan perlu diketahui bahwa boleh juga berdoa dengan selain bahasa Arab. Jika lafazh suatu doa tertentu tidak disebutkan secara rinci dalam Al Quran maupun Sunnah.

Semoga Allah memberikan kita hidayah dan taufiq-Nya sehingga dapat istiqomah dalam menaati perintah-Nya serta meneladani Rasul-Nya. Wallahu A’lam.

Dijawab secara ringkas oleh:
Ustadz Abu Ruwaifi’

CATEGORIES
Share This

COMMENTS