Adakah Bacaan Dzikir Ketika Tidak Sengaja Memecahkan Barang?

Adakah Bacaan Dzikir Ketika Tidak Sengaja Memecahkan Barang?

Adakah Bacaan Dzikir Ketika Tidak Sengaja Memecahkan Barang?

Para pembaca Bimbinganislam.com yang memiliki akhlaq mulia berikut kami sajikan tanya jawab, serta pembahasan tentang adakah bacaan dzikir ketika tidak sengaja memecahkan barang?
selamat membaca.

Pertanyaan :

بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْم

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Semoga Allah senantiasa memberikan keberkahan ilmu kepada ustadz. Aamiin
Dzikir apa yang bisa kita baca saat kita menjatuhkan/memecahkan barang tidak sengaja?
Apakah ada bedanya lafadz dzikir tersebut, jika ana tersakiti dan hanya barang saja yang jatuh/rusak?

جزاكم الله خيرا وبارك عليكم

(Disampaikan oleh Fulanah,Sahabat BiAS T08)


Jawaban :

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

بِسْـمِ اللّهِ

Alhamdulillāh
Alhamdulillah, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah, wash shalaatu was salaamu ‘alaa rasulillaah, Amma ba’du
Ayyatuhal Akhawat baarakallah fiikunna.

Sepengetahuan kami (Wallahu Ta’ala A’lam) tidak ada Dzikir khusus yang hendak dibaca ketika menjatuhkan atau memecahkan barang tidak sengaja, baik jika terjadi luka atau sakit karena efek kejadian tersebut maupun tidak.
Namun yakinlah sabda dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu

مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍ وَلاَ هَمٍّ وَلاَ حُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا ، إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah rasa capek, rasa sakit (yang terus menerus), kekhawatian, rasa sedih, bahaya, kesusahan menimpa seorang muslim sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan menghapus dosa-dosanya dengan musibah tersebut.”
(HR. Bukhari, no. 5641).

Maka yang diwajibkan ia bersabar, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ ,.الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.””
(QS. al-Baqarah: 154 – 155)

Dan Allah Ta’ala mengajarkan kalimat ini agar dibaca oleh kaum muslimin yang sedang mengalami musibah apa saja (besifat umum). Dan itulah ciri orang yang penyabar.

Juga dianjurkan adalah ridha dan merasa lapang hatinya dengan musibah yang menimpa, dia betul-betul ridha dan seakan-akan dia tidak mendapatkan musibah.
Bahkan boleh jadi sampai ke puncak keimanan berupa ucapan teladan dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika beliau mendapatkan sesuatu yang tidak disukai, beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam mengucapkan,

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

‘[Alhamdulillah ala kulli hal] – Segala puji hanya milik Allah atas setiap keadaan’.”
(HR. Abu Daud di dalam Kitab Al Marasil, no. 532 dan Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan).

Wallahu Ta’ala A’lam.

 

Disusun oleh:
Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Selasa, 13 Rabiul Akhir 1441 H/ 10 Desember 2019 M



Ustadz Fadly Gugul S.Ag. حفظه الله
Beliau adalah Alumni STDI Imam Syafi’i Jember (ilmu hadits), Dewan konsultasi Bimbingan Islam

Untuk melihat artikel lengkap dari Ustadz Fadly Gugul حفظه الله تعالى klik disini

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS