Kajian 40 Hari Dapurku Tidak Mengepul -Ustad Ammi Nur Baits

Kajian 40 Hari Dapurku Tidak Mengepul -Ustad Ammi Nur Baits

Gondokusuman, Bimbinganislam.com – Bagaimana kehidupan kaum muslimin saat ini? Apakah masih ada yang selama 2 bulan tidak memiliki bahan makanan untuk dimasak? Kajian yang dibersamai oleh ustad Ammi Nur Baits dengan tema “40 Hari Dapurku Tidak Mengepul” adalah gambaran kesederhanaan kehidupan nabi shallallahu alaihi wassalam dalam judul yang diambil kajian Aishah pertemuan ke 25, pembahasan yang begitu menarik karena yang dibahas bukan lah manusia biasa melainkan manusia pilihan Allah Subhanahu wata’ala.

Pada umumnya di zaman saat ini sangat jarang kita temui kaum muslimin yang merasakan lapar dalam kurun waktu sampai 2 bulan,sebaliknya bahkan kita bisa merasakan kenyang setiap hari.berbeda halnya jika ada kondisi yang tidak pada umum nya seperti ada bencana alam penjajahan ataupun dalam kondisi perang.

Namun inilah yang pernah dialami oleh keluarga manusia terbaik Rasullallah salaihi wassalam, akan tetapi perlu kita garis bawahi status seorang nabi akan menjadi kaya ataupun miskin adalah pilihan yang ditawarkan oleh Allah subhanahu wata’ala. Berbeda dengan kita setiap manusia kaya ataupun miskin adalah pilihan dari Allah subhanahu wata’ala,kita tidak mempunyai pilihan disana.

Dikisahkan dari Urwah rahimahumullahu ta’ala putranya asma binti abu bakrin radiyallahu anhu Aisyah radiyallahu anha pernah mengatakan “Demi Allah wahai putra dari saudariku dulu kami menunggu hilal (sampai tiga kali) selama dua bulan sementara dirumahnya nabi shallallahu alaihi wassalam tidak pernah ada nyala api (artinya beliau tidak masak lebih dari 2 bulan sekian hari) kemudian Urwah bertanya kepada Aisyah radiyallahu anha wahai bibi ku lalu apa yang menjadi modal kalian apa yang kalian makan bersama Rasullallah shallallahu alaihi wassalam kata Aisyah radiyallahu anha kami hanya makan 2 benda hitam yang pertama kurma dan yang kedua air bening.

Hanya saja nabi shallallahu alaihi wassalam memiliki beberapa tetangga anshar dan mereka memiliki kambing perah dan dikirim kepada Rasullallah susu dari kambing tadi. Kenapa disebut benda hitam padahal air tidak hitam, sebagian ulama menafsirkan seperti dua bulan yaitu bulan dan matahari/dua bapak maksudnya disebutkan salah satu untuk mewakili pasangan nya. Yang hitam adalah kurma sedang air mengikuti kata kurma.

Kaya dan miskin dalam syariat islam tidak terpuji secara dzatnya,baik kaya ataupun miskin keduanya sama dihadapan Allah subhanahu wata’ala. Karena yang menentukan siapa yang lebih dekat dengan Allah ta’ala adalah yang paling bertaqwa kepadaNya. Rasullallah shallallahu alaihi wassalam pernah bersabda “sungguh mengherankan urusan orang beriman karena semuanya berisi kebaikan. Ketika dia mendapatkan kebaikan ia bersyukur maka itu baik baginya dan apabila diberi cobaan maka ia bersabar dan itu baik baginya.

Dari Abu Nu’aim dan Abu as syakir hadits ini diceritakan oleh Abu Hurairah radiyallahu anhu aku pernah menjumpai Rasullallah ketika sedang sholat dan waktu itu nabi shallallahu alaihi wassalam sholat nya sambil duduk, kemudian Abu Hurairah bertanya ya Rasullallah kenapa engkau sholat sambil duduk apakah anda sakit? Kata nabi shallallahu alaihi wassalam saya lapar wahai Abu Hurairah (apabila akan berdiri maka akan lebih terasa lapar) kemudian Abu Hurairah menangis. Lalu nabi mengatakan jangan kamu menangis wahai Abu Hurairah karena hisab yang luar biasa kerasnya besok dihari kiamat tidak akan menimpa orang yang lapar. ketika dalam kondisi yang lapar dia hanya mengharapkan pahala dari Allah subhanahu wata’ala .

Hadits yang lain dari Umar radiyallahu anhu diceritakan bahwasanya Rasullallah pernah melakukan illa’ (bersumpah tidak akan menyentuh istrinya) selama 1 bulan. Ketika melakukan illa’ Rasullallah shallallahu alaihi wassalam menyendiri di suatu tempat,pada suatu siang Umar radiyallahu anhu datang untuk menemui Rasullallah shallallahu alaihi wassalam dan beliau pun terbangun dari tidur. Masya Allah Umar pun terheran melihat kondisi ruangan nabi shallallahu alaihi wassalam, didapur nya hanya ada minuman tidak ada makanan dan hanya ada 2 helai baju. Disini hanya ada sebuah tikar yang sudah rusak, nabi pun bangun dan dipunggung nabi shallallahu alaihi wassalam terdapat garis garis bekas tikar tersebut lalu umar pun menangis. Ketika umar bin khattab menangis nabi memberikan nasihat, apa yang membuat mu menangis wahai umar. Kemudian umar mengatakan ya Rasullallah seperti inikah kondisi anda, sementara mereka raja persia raja romawi bisa tidur bisa tidur diranjang yang sangat empuk. Padahal engkau adalah pemimpin setengah dunia, kemudian Rasullallah menangkan umar. Wahai umar apakah kamu tidak ridho kalau mereka hanya mempunyai kehidupan dunia sementara kita memiliki kehidupan akhirat. Dan ini bisa menenangkan umar. Seperti inilah kondisi kesederhanaan nabi shallallahu alaihi wassalam.

Demikianlah pemaparan dari isi kajian yang disampaikan oleh ustad Ammi Nur Baits tentang kesederhanaan kehidupan Rasullallah shallallahu alaihi wassalam. Seharusnya kita sebagai umat nabi shallallahu alaihi wassalam bisa meneladani apa yang Beliau shallallahu alaihi wassalam contohkan meskipun kita dalam kondisi berkecukupan atau pun sebalik nya jika kondisi kita hidup pas pasan hendak lah dunia berada ditangan nya dan agama yang ada di hatinya.

Oleh Huda Andri P
Team dakwah bidang offline dan BIAS TV

CATEGORIES
Share This

COMMENTS